RAHMAT

Petunjuk Rosulullah SAW dalam Olahraga (2)

Posted by romansah pada Juli 29, 2009

Sumber : Ath-Thib An-Nabawi, Ibnu Qoyim Al-Jauziyah

Sementara itu olahraga batin dilakukan melalui belajar dan mempelajari adab, dengan bergembira dan bersukaria, bersabar, bersikap teguh, bersikap berani, mudah memaafkan, berbuat kebajikan dan sejenisnya yang bisa mengolah batin. Olahraga batin terbaik adalah bersabar, memupuk cinta kasih, bersikap berani dan suka berbuat baik. Orang yang melakukan olahraga batin ini sedikit demi sedikit pasti seluruh sifat tersebut betul-betul mengakar dalam dirinya dan menjadi tabiat yang kuat sekali.

Kalau kita mencermati petunuk Nabi SAW dalam hal ini, kita akan mendapatkan petunjuk beliau itu sebagai penjagaan optimal terhadap kesehatan dan stamina, amat berguna dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.

Tidak diragukan lagi bahwa shalat saja mengandung cara menjaga kesehatan tubuh. Shalat mengandung komposisi gerak yang terbaik buat dirinya di samping hal-hal lain untuk menjaga kesehatan iman dan kebahagiaan dunia dan akhirat. Demikian juga dengan shalat malam. Shalat malam merupakan cara terbaik menjaga kesehatan dan cara terbaik untuk menolak berbagai penyakit menahun selain juga menjadi cara meningkatkan semangat jiwa dan raga serta hati seseorang. Seperti disebutkan dalam shahih Al-Bukhari dan Muslim dari Rasulullah SAW bahwa beliau bersabda :

“Setan mengikatkan tiga buhul ikatan di kepala manusia bila ia tidur. Pada masing-masing buhulan itu setan memberi pukulan sambil berkata: ‘Nikamatilah malam yang panjang, tidurlah’. Kalau ia bangun lalu berdzikir kepada Allah, terbukalah satu ikatan. Bila ia berwudhu, terbukalah ikatan kedua. Dan bila ia sudah shalat, terbukalah seluruh ikatan sehingga ia berubah menjadi orang yang bersemangat jiwanya. Kalau tidak, ia akan berubah menjadi orang yang malas dan busuk jiwanya.”

Puasa yang disyariatkan juga termasuk di antara faktor penjaga kesehatan, sebagai olahraga bagi tubuh dan jiwa seseorang. Itu hal yang tidak dapat dipungkiri oleh orang yang sehat fitrahnya.

Adapun jihad dengan segala totalitas gerak tubuh yang terkandung di dalamnya termasuk diantara faktor terbaik dalam membina stamina, menjaga kesehatan, memperkuat jantung dan tubuh serta mengusir berbagai ampas makanan yang tidak berguna, bahkan juga menghilangkan kesedihan, kegundahan dan duka lara. Semua itu adalah hal yang hanya diketahui oleh orang yang memiliki peran dalam jihad itu sendiri. Demikian juga halnya dengan haji dengan berbagai manasik hajinya, juga perlombaan kuda dan lomba senjata, melakukan perjalanan untuk suatu keperluan atau untuk menemui saudara, memenuhi keperluan mereka, menjenguk orang sakit, mengiringi jenajah mereka, berjalan menuju masjid untuk melaksanakan shalat jumat dan shalat jama’ah, melakukan beberapa gerakan saat berwudhu, mandi jinabat dan lain-lain.

Demikian , semua bentuk ibadah tersebut setidaknya merupakan olahraga batin dalam menjaga kesehatan dan mengusir ampas tidak berguna. Adapun kandungan lain berupa cara untuk mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat serta menolak berbagai kejelekan dunia dan akhirat, maka itu adalah perkara lain lagi.

Dengan demikian pula kita mengetahui bahwa petunjuk Rasulullah SAW itu berada di atas segala petunjuk, dalam upaya merawat kondisi tubuh dan hati, memelihara kesehatan keduanya serta menolak berbagai penyakit. Tidak ada hal lain yang perlu dijelaskan lagi lebih dari itu bagi orang yang memiliki pemahaman yang sehat. Semoga Allah memberikan taufik-Nya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: