RAHMAT

Usus Besar dan Gangguan Yang Sering Terjadi

Posted by romansah pada Februari 24, 2009

Usus besar merupakan tempat transit (berhentinya) zat-zat makanan dalam tubuh. Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa zat-zat makanan berada dalam usus besar selama kurang lebih 14 jam. Pengkonsumsian makan yang tidak seimbang, kekurangan serat dan air, penggunaan antibiotik serta tekanan perasaan bisa menyebabkan masa transit tersebut berlangsung lebih lama.

Tidak semua manakan yang terdapat dalam usus besar dapat mengalir atau dibuang melalui anus (berupa buang air besar). Sebagian dari sisa makanan tersebut ada yang melekat pada dinding-dinding usus besar. Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa terdapat antara 10 hing 15 pound (1 pound sama dengan ½ kilogram) sisa makanan yang melekat pada lipatan-lipatan usus manusia dewasa. Keadaan ini jika dibiarkan dapat menjadi penyebab munculnya berbagai penyakit.

Warna dari sisa makanan atau feses (tinja) tersebut bermacam-macam sesuai dengan tingkat bahaya serta lamanya sisa makanan tersebut melekat dan menumpuk pada usus.

Sebab-sebab Terjadinya Penyumbatan Pada Usus Besar

Terjadinya penymbatan pada usus besar disebabkan oleh kebiasaan konsumsi makanan yang salah serta penumpukan banyak toksin, yaitu :

· Makanan yang tidak seimbang

Tubuh manusia memerlukan zat-zat makanan yang beraneka ragam dan seimbang. Pengambilan makanan yang tidak seimbang mengakibatkan proses pencernaan tidak bisa berjalan secara optimal dan terjadinya penymbatan pada usus. Misalnya orang yang kurang mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan menyebabkan tubuh kekurangan serat, akibat proses pencernaan terganggu. Biasanya orang yang bersangkutan akan mengalami sembelit.

· Makanan Olahan

Makanan olahan seperti gula, tepung, makanan siap saji dan sebagainya dapat meningkatkan kadar keasaman dalam tubuh. Makanan olahan akan mengurangi kesan elektrolitas dalam tubuh sehingga mengakibatkan cairan empedu yang semestinya membantu perncernaan menjadi lebih asam. Cairan empedu tidak bisa mencerna makanan secara semurna justru akan mengakibatkan terbentuknya pelekat (plag) pada mukosa pada dinding-dinding usus.

· Plag dan Toksin

Plag dapat menghalangin penyerapan zat-zat makanan dan pada saat yang sama menjadi sumber toksin. Kotoran yang lama dan kuman jahat yang diserap masuk kesalam saluran darah dan hati secara terus menerus, kondisi ini dikenal sebagai auto intoksication. Sementara itu penumpukan toksin akan semakin membebani usus dan liran darah sedangkan tubuh tidak lagi mampu menghasilkan nutrien dalam jumlah yang cukup.

Segalan faktor penyumbat usus seperti yang telah disebutkan di atas akan menimbulkan beberapa gejala baik secara fiik maupun psikis. Gejala-gejala fisik antara lain : kepala pusing, rasa letih, napas berbau, sakit pada persendian, dan beberapa masalah pada kulit. Adapun gejala-gejala pada psikis antara lain: sering emosi dan timbulnya pikiran negatif.

2 Tanggapan to “Usus Besar dan Gangguan Yang Sering Terjadi”

  1. septiani said

    mau nanya donk gangguan yang menyebabkan terjadinya penumpukan feses dalam kolon sehingga membuang feses seminggu sekali di sebut apa zaw?klo tahu please hubungin aku di (septianiarini48@yahoo.com).

    • romansah said

      Susah buang air besar juga dinamakan sembelit.
      Normalnya sesorang itu BAB satu atau dua kali dalam sehari, jika lebih dari 24 jam tidak bisa BAB maka sudah bisa dikatakan sembelit.
      Pada umumnya terjadi karena pola makan yang kurang baik seperti makanan yang kurang mengandung serat atau kurang minum air putih.

      Trims ya telah berkunjung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: