RAHMAT

Konsep Pengobatan Herba

Posted by romansah pada Februari 16, 2009

Pengobatan herba (herbalogi) tidak hanya sekedar menggunakan herba (tanaman obat) sebagai bahan pengobatan tatapi juga membawa pendekatan yang bersifat holistik, dimana tidak berfungsinya sebagian anggota tubuh menyebabkan ketidakseimbangan bagian yang lain. Jika tubuh tidak mampu melakukan penyeimbangan kembali seperti keadaan semula (normal) maka akan timbul suatu penyakit. Karena itulah diantara tujuan pengobatan herba adalah mengembalikan keharmonisan atau keseimbangan tubuh.

Selain itu, herbalogi juga memahami bahwa dalam diri manusia terdapat kekuatan penyembuh yang datang dari faktor spiritual, emosional, mental, dan fisikal. Kekuatan penyembuh tersebut dalam dunia medis dikenal dengan sistem imuniti (ketahanan tubuh)

Sistem imuniti menjadi penentu utama sehat atau sakitnya seseorang. Ketika sistem imuniti berada dalam keadaan tinggi (kuat) maka tubuh akan sehat, sebaliknya ketika sistem imuniti rendah atau turun maka akan mudah sterserang suatu penyakit. Herbalogi menaruh perhatian yang besar terhadap masalah imuniti tersebut, sebagaimana tersurat dalam tujuan pengobatan yang dilakukan yaitu : “improve and maintain body immune system againts external pathogen and presure”. Meningkatan, memperbaiki dan mengekalkan sistem pertahanan tubuh dari serangan kuman luar (eksternal) serta tekanan lingkungan sekitar.

Herbalogi melihat pasien secara unik, tidak ada penyakit yang sama untuk semua orang. Setiap orang mempunyai karakteristik penyakit yang berbeda. Karena itu belum tentu dua orang pasien yang tampaknya memiliki penyakit yang sama akan diberikan obat yang sama pula.

Prinsip utama herbalogi menggunakan semurni mungkin bahan-bahan dari herba sebagai obat. Hal ini dikarenakan satu jenis herba mengandung bermacam-macam bahan kimia aktif. Keseragaman kimia tersebut akan menghasilkan aktivitas yang luas di dalam tubuh. Hal ini sangat berbeda dengan pengambilan bahan-bahan aktif tertentu saja yang justru dapat mengakibatkan munculnya kesan-kesan sampingan. Selain itu pengambilan bahan aktif tertentu saja biasanya kurang efektif sebagai pengobatan sebab tidak ada keseimbangan biokimia. Banyak contoh penelitian yang membuktikan bahwa apabila bahan aktif yang tertentu saja (ekstrak tunggal) yang digunakan maka akan menghasilkan bahan yang sangat beracun dant ifak efektif.

Dalam pengobatan herba juga tidak digunakan bahan isiolasi (pelarut kimia tertentu) ataupun bahan kimia sintetis yagn lain. Sebab bahan kimia kompleks yang terdapat dalam tumbuh-tumbuhan lebih mudah dicerna dan sedikit menimbulkan efek samping. Karena itulah jika terdapat 40 jenis bahan aktif dalam suatu herba lebih baik pengambilannya dalam bentuk gabungan (sinergi). Selain itu dengan melakukan sinergi dalam pengambilan herba dapat meningkatkan potensi ramuan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: